Jumat, 23 Januari 2015

PANDANGAN dan PANDANGANKU

PANDANGAN dan PANDANGANKU

aku gak tau, ini apa yang aku rasa sama seperti musim hari ku, soalnya aku lihat sekelilingku juga berbeda..
bedanya di mana?? nah disni aku lihat sekeliling mulai sibuk dengan kegiatannya, ehm taulah kita udah meranjak bergenerasi akan menjadi sosok orang tua.. aku menilai hidupku sudah tua juga untuk selalu mengeluh, dan sedih melihat sekeliling terkadang acuk akan semua cerita dihidup mereka, tidak mereka saja aku juga merasakan sama..
nah puisi ini akan menceritakan seperti judul PANDANGAN dan PANDANGANKU..

PANDANGAN dan PANDANGANKU

lihat
coba pandang sudut-sudut ini
setiap sudut akan berkata cerita
cerita sedih, cerita tangis, dan cerita luka

pandang
coba lihat sudut-sudut ini
setiap sudut akan berkata cerita
cerita tawa, cerita tersenyum, dan cerita bahagia

muka nya satu, tapi aku pandang dua
mulut nya satu, tapi aku dengar dua
kuping nya dua, tapi aku lihat satu
mata nya dua, tapi aku rasa satu

kenapa, disudut lihat aku bercerita
apa ini namanya sepi dan sendiri
saat butuh kuping dan matanya
hanya untuk aku SATU

lupakan sejenak, aku tutup pandangan
berada disudut gelap
aku berkaca saat cermin berbayang
ini pandangan dan ini pandanganku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar